XBANDAR.NEWS – Para pendukung Liverpool ramai-ramai mempermasalahkan satu penalti yang mungkin menjadi hak mereka pada menit 49 pertandingan Liga Inggris di Southampton, Selasa dinihari (5/1) saat bola tendangan Gerginio Wijnaldum menerpa tangan Jack Stephens. Lihat fotonya.

Itu merupakan adegan pada awal paruh kedua pertandingan di Stadion Saint Mary’s, Selasa dinihari (5/1), saat Liverpool kesulitan menembus lini belakang Southampton yang bermain sangat disiplin. Tak terhitung banyaknya bloking bola yang mereka lakukan. Mungkin setidaknya ada lima atau enam kali sepanjang paruh kedua permainan saat The Reds menaikkan tempo dan jumlah serangan.

Salah satu peluang terjadi menit 49 ketika tembakan Wijnaldum menerpa tangan Stephens di dalam kotak penalti. Para pemain tim tamu segera menjerit minta keadilan pada wasit Andre Marriner. Ia bahkan tak melakukan peninjauan layar VAR, meminta pertandingan diteruskan. Itu merupakan satu keberuntungan bagi The Saints dan kesialan bagi anak-anak Juergen Klopp.

https://twitter.com/mokhtaradel/status/1346203672980680705

Terbukti Liverpool kalah 1-0 melalui gol tunggal yang terjadi 1 menit 51 detik setelah kick-off melalui Danny Ings, menyambut sepakan bebas James Ward-Prowse. Itu adalah satu-satunya gol pada pertandingan di Saint Mary’s pada Selasa dinihari dan bahkan satu-satunya tembakan on target. Satu lainnya yang bisa juga dikategorikan on target adalah ketika pemain Perancis Yan Valery berhasil memutari Alisson Becker untuk menembak ke gawang yang kosong pada menit 84. Beruntung tembakannya terlalu lemah dan berhasil dibersihkan Jordan Henderson sebelum melewati garis gawang.

Rival di puncak klasemen Liga Inggris, Manchester United, akan merasa sangat beruntung Liverpool kalah karena mereka kini bisa menjauh enam poin di atas The Reds. Caranya adalah: menang di Burnley pada 13 Januari dan menang lagi di Anfield pada perjumpaan kedua tim pada 17 Januari.

Lihat Juga:  Gerard Moreno Sebut The Blues Tim Terbaik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.