Dituding Menyiksa Pemain yang Tengah Cedera, Mikel Arteta Jelaskan Sikapnya

Posted on: | in Berita Bola

Manajer Mikel Arteta mendapatkan sorotan usai tuduhan menyiksa satu pemainnya yang tengah cedera dengan cara memaksanya terus bermain dalam kekalahan 2-0 di Tottenham Hotspur pada Senin (7/12) dinihari.

Arteta tertangkap kamera memaksa gelandang seharga 855 Milyar rupiah Thomas Partey yang tengah cedera untuk terus bermain saat Arsenal menderita serangan balik Spurs, yang akhirnya menghasilkan gol kedua pasukan Jose Mourinho tersebut.

Arteta membela keputusannya mendorong Partey kembali ke lapangan pada detik-detik terakhir babak pertama dalam kekalahan Derby London Utara tersebut, menjelaskan bahwa dia melakukannya dalam upaya untuk mencegah serangan balik yang berbuah gol oleh Harry Kane.

Son Heung-min membawa tuan rumah unggul cepat menit 13 saat berlari menyisir sisi kiri lapangan sebelum membuka ruang tembak dengan bergerak ke tengah dan melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti guna menaklukkan Bernd Leno.

Setelah itu, Pierre-Emerick Aubameyang kehilangan bola yang mengarah ke arahnya, membuat Spurs berkesempatan melakukan serangan balik cepat. Naas, hanya tersisa dua pemain bertahan di kotak pertahanan The Gunners, saat Granit Xhaka juga terlalu maju ke depan dan situasi itu memaksa sang manajer Arsenal mendorong eks gelandang Atletico untuk kembali ke lapangan dan mencoba membantu rekan-rekannya menghentikan serangan balik Spurs.

Rekrutan termahal The Gunners pada musim panas 2020 itu gagal mengejar ketertinggalan dengan kaki yang kesakitan dan Spurs berhasil mencetak gol kedua mereka melalui tembakan voli Harry Kane dari sudut yang sempit.

Berbicara setelah pertandingan, Arteta dengan cepat membela keputusannya itu, mengatakan bahwa ia hanya berusaha mencegah Spurs mencetak gol keduanya, sambil menekankan bahwa timnya menikmati keunggulan statistik yang gagal mereka ubah menjadi gol.

Lihat Juga:  Fonseca Girang Roma Berhasil Atasi Spezia di Serie A

“Dia harus tetap di lapangan,” katanya kepada BBC Sport. “Saya memuji gol pertama mereka, ini adalah gol kelas dunia, tetapi untuk gol kedua kami kehilangan satu pemain, kami meninggalkan celah besar, dan mereka memanfaatkannya.”

“Setelah itu kami mendominasi, mereka tidak memiliki peluang tetapi mereka memenangkan pertandingan. Saya tidak tahu apa lagi apa yang bisa kami lakukan. Jika kami tidak dapat mencetak gol, kami tidak dapat memperbaiki situasi kami.”

Tag: Berita Bola,


COMMENTBOX



Random Posts




FANSPAGE